Breaking News
Loading...

Socialmedia

Seputar Kabar Artis


Sorot

HEADLINEWS

Oct 18, 2017
Waduuh...! Video Seorang Gadis Rela Menjual Diri kepada 4 Pria Hidung Belang Demi iPhone 8! Saat Didobrak...

Waduuh...! Video Seorang Gadis Rela Menjual Diri kepada 4 Pria Hidung Belang Demi iPhone 8! Saat Didobrak...

Waduuh...! Video Seorang Gadis Rela Menjual Diri kepada 4 Pria Hidung Belang Demi iPhone 8! Saat Didobrak...

Sebuah video memperlihatkan seorang gadis rela mengobralkan harga diri demi Iphone 8.
Kisahnya diunggah dalam sebuah video serupa paparazzi yang diposting oleh vlogger terkenal bernama Nana asal China.
Di awal video diputarkan aksi perempuan ini ketika berdiskusi dengan salah satu rekannya.
Ia menyampaikan kegundahan hatinya terhadap tekanan rekan-rekannya yang memiliki ponsel jauh lebih canggih darinya.
Di video Xiao Chen mengungkap kedua orangtuanya yang tak mampu membiayainya untuk mendapatkan ponsel ngetren tersebut.
Kemudian dirinya cerita rasa nekatnya terhadap sebuah tawaran dari seorang pria di media sosial.
Menawarkan harga murah bahkan nyaris gratis untuk sebuah ponsel baru yaitu Iphone 8.
Dalam video terlihat Xiao Chen sedang duduk di kasur sebuah kamar hotel.
Diajak oleh seorang pria berbaju merah yang awalnya tampak sendiri di kamar.
Gadis ini lantas diberi langsung ponsel yang ia inginkan, setelah kemudian cuplikan bergeser kepada pemandangan 4 pria lain di kamar itu.
3 lainnya melepas baju atasan dan tampak mengelilingi Xiao Chen yang terbaring di atas kasur.
Satu pria lain berbaju hitam menggenggam kamera dan siap merekam.
Xiao Chen sudah sempat terlihat nyaris diperkosa oleh para pria yang mengelilinginya itu.
Saat tiba-tiba, seorang perempuan berbaju hitam keluar secara mengagetkan dari kamar mandi.( source )
Luar Biasa...! Puluhan Perempuan Hamil Besar ini Malah Buka Baju di Mal!

Luar Biasa...! Puluhan Perempuan Hamil Besar ini Malah Buka Baju di Mal!


Luar Biasa...! Puluhan Perempuan Hamil Besar ini Malah Buka Baju di Mal!
Sebuah video perempuan hamil memperlihatkan perut besar mereka di tengah mal menjadi viral di media sosial. 
Dalam video tersebut, puluhan perempuan yang mengenakan baju putih awalnya berjalan-jalan di mall Kota Taipe. 
Hingga akhirnya, seorang ibu tiba-tiba membuka sweater-nya sesaat mendengar lagu Despacito dan berjalan ke tengah keramaian sambil menari. 
Sontak saja, yang dilakukan perempuan ini seakan menular dan membuat satu per satu perempuan hamil mengenakan pakaian putih keluar dan melakukan hal yang sama. 
Apa yang dilakukan puluhan perempuan langsung menyita perhatian pengunjung mal yang kaget melihat hal tersebut. 
Banyak yang langsung mengeluarkan ponsel mereka dan merekamnya.
Dilansir Shanghaiist, kejadian itu berlangsung di Taipei Main Station dan dibintangi 21 perempuan hamil yang berdansa bersama dengan perut terbuka.
Menurut panitia, acara tersebut bertujuan untuk menunjukkan kepada calon ibu bahwa mereka dapat memilih bagaimana mereka hidup saat mereka hamil.
"Jika Anda cukup beruntung miliki kehamilan yang lancar dan mendapatkan yang terbaik dari dokter, jangan takut untuk pergi ke sana dan menjalani kehidupan normal! Berjalanlah, berolahraga, dan ya, bahkan berdansa!" ucap panitia.
Salah satu peserta menulis di Facebook sesudahnya.
"Kamu berhak melakukan apa pun dan mencari cara agar merasa nyaman. Saya bahkan berpikir bahwa tubuh saya lebih siap menghadapi beberapa proses kehamilan yang tidak nyaman," tulisnya
Seperti diketahui, tradisi Tiongkok menempatkan banyak batasan pada perempuan saat mereka hamil.
Mulai dari tidak berhubungan seks, menghindari situasi yang penuh tekanan, jangan makan makanan dingin tertentu, dan beberapa aturan lain.
Hal itu berguna untuk menjaga keseimbangan antara yin dan yang bagi kesehatan bayi.
Namun, gagasan ini semakin disingkirkan, seperti kebutuhan akan olahraga teratur.
Di Weibo akhir pekan lalu, sebagian besar warganet menghibur para calon ibu yang menganggap ibu-ibu hamil harus hidup dalam aturan tradisional yang menjemukan.( source )
Oct 17, 2017
Ternyata ini Yang ada di Otak Wanita Saat Orgasme, Ternyata Ini Jawabannya

Ternyata ini Yang ada di Otak Wanita Saat Orgasme, Ternyata Ini Jawabannya

Penelitian terhadap 10 perempuan dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) akhirnya berhasil mengungkap mengapa perempuan lebih kebal terhadap rasa sakit.
Penelitian ini sekaligus menunjukkan bagaimana otak perempuan bekerja saat orgasme.
Nan Wise, peneliti di Universitas Rutgers, New Jersey, Amerika Serikat, mengakui penelitian otak tentang orgasme tidak mudah untuk dilakukan.
"Pemindai otak seperti fMRI adalah tempat yang paling tidak seksi di dunia. Alat ini berisik, sempit, dan dingin," katanya.
Selain itu, para peneliti dan partisipan juga kesulitan menjaga kepala tetap diam, gerakan sedikit saja bisa merusak data.
Pada awalnya, Wise bersama rekan-rekannya meminta 10 perempuan heteroseksual merangsang dirinya sendiri hingga mencapai klimaks.
Setelah itu, eksperimen diulang lagi dengan melibatkan pasangan atau kekasih.
Peneliti pun mengamati perubahan yang terjadi sebelum, selama, dan setelah perempuan mengalami orgasme.
Hasilnya sangat mengejutkan, dan menjawab pertanyaan para peneliti kolega Wise yang menemukan pada tahun 1985, selama merangsang dirinya sendiri dan berorgasme, kemampuan perempuan untuk menahan rasa sakit meningkat sebanyak 75 persen.
Melalui penelitian ini, Wise menemukan, pada saat orgasme, area saraf di bagian otak belakang atau dorsal raphe nucleus sangat aktif.
Area saraf belakang otak ini berperan mengatur zat dalam otak bernama serotinin yang berperan sebagai penghilang rasa sakit.
Peneliti juga menangkap adanya aktivitas di area cuneformis, bagian di sistem batang otak yang berfungsi untuk mengontrol rasa sakit hanya dengan pikiran.
"Bersama-sama, kedua aktivitas ini tampaknya berfungsi untuk mematikan rasa sakit di saat puncak orgasme," kata Wise di dalam laporannya yang dipublikasikan oleh The Journal of Sexual Medicine.Penelitian Wise juga menemukan bukti baru yang membantah asumsi otak perempuan "tidak bekerja" saat orgasme.
Asumsi tersebut berasal dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 oleh ahli kesehatan, Gert Holstege, di Universitas Gronigen, Belanda.
Holstege yang menggunakan Positron Emmision Tomography (PET) untuk menganalisis otak perempuan saat beristirahat, pura-pura orgasme, dan benar-benar orgasme menemukan aktivitas pada area otak yang mengatur emosi turun drastis ketika perempuan orgasme.
Menggunakan penemuan tersebut, Gert kemudian menyarankan perempuan untuk melupakan stres dan kekhawatiran agar bisa mencapai orgasme.
Namun, hal tersebut dibantah oleh Wise yang menemukan bahwa semua bagian dalam otak bereaksi bersama-sam dan tidak ada yang "istirahat" saat mencapai puncak orgasme.
"Kami tidak menemukan bukti adanya saraf yang tidak bekerja saat orgasme," kata Wise.
Tidak ada yang bisa memastikan secara mutlak, bagaimana kinerja otak bisa mengurangi rasa sakit saat orgasme pada perempuan terjadi atau saat laki-laki mencapai puncak kenikmatan.
Menurut Wise, pengetahuan tentang bagaimana kenikmatan diproses di dalam otak masih sangat sedikit.
"Kita masih belajar dasar-dasarnya saja, dan masih terlalu dini untuk menjawab pasti tentang kenikmatan," kata Wise ( source )
Back To Top